Mahasiswa Unit Katalis Inovasi Unismuh Kendari Raih Medali Emas Kompetisi Startup Nasional 2026

Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan dedikasi dan inovasi akademiknya melalui pencapaian luar biasa di tingkat nasional. Tiga mahasiswa dari Unit Katalis Inovasi (UKI) berhasil meraih Medali Emas dalam Kompetisi Startup Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama Asosiasi Startup Indonesia (ASII) di Jakarta, pada 15-17 April 2026.

Prestasi gemilang ini menandai momentum penting bagi ekosistem inovasi di Indonesia Timur dan mengukuhkan posisi Unismuh Kendari sebagai salah satu pusat pengembangan startup berbasis teknologi yang kompetitif di level nasional. Ketiga pemenang medali emas tersebut adalah Kadir Saputra (22 tahun, mahasiswa Teknik Informatika angkatan 2022), Siti Nurhaliza (21 tahun, mahasiswa Bisnis Digital angkatan 2022), dan Muhammad Ridho Pratama (23 tahun, mahasiswa Teknik Elektro angkatan 2021).

Mereka berhasil memenangkan penghargaan tertinggi dengan menghadirkan inovasi bernama “AquaFarm AI” – sebuah platform internet of things (IoT) terintegrasi kecerdasan buatan yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan produktivitas budidaya perikanan air tawar di Indonesia. Kompetisi yang melibatkan 347 tim startup dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia ini menampilkan 32 finalis terbaik yang bersaing ketat mempersembahkan ide bisnis paling inovatif dan feasible.

Latar Belakang: Ekosistem Inovasi di Unismuh Kendari

Unit Katalis Inovasi Universitas Muhammadiyah Kendari didirikan pada tahun 2023 sebagai bagian dari komitmen institusi dalam mendorong entrepreneurship dan inovasi teknologi di kalangan mahasiswa. Berada di bawah koordinasi Rektorat dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), UKI berfungsi sebagai inkubator bisnis berbasis kampus yang menyediakan mentoring, akses pendanaan awal, dan fasilitas laboratorium inovasi.

Dalam tiga tahun operasionalnya, Unit Katalis Inovasi telah membimbing lebih dari 40 ide bisnis, menghasilkan 15 startup yang telah terdaftar secara legal, dan memfasilitasi perolehan pendanaan sebesar total Rp 2,3 miliar dari berbagai sumber termasuk investor angel dan program akselerator nasional.

“Kami memahami bahwa Kendari dan kawasan Indonesia Timur memiliki potensi ekonomi digital yang sangat besar namun belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh generasi muda,” ungkap Dr. Ir. Anwar Bustami, Direktur Unit Katalis Inovasi Unismuh Kendari, dalam sebuah wawancara eksklusif di ruang kerjanya yang terletak di Gedung Innovation Hub Kampus Baruga, Kendari.

Menurut Bustami, pencapaian tim AquaFarm AI bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari proses pembimbingan intensif yang dimulai sejak enam bulan sebelum kompetisi nasional berlangsung. “Tim ini telah mengikuti workshop entrepreneurship, business model canvas training, pitch presentation coaching, dan market research yang mendalam. Mereka juga melakukan survei lapangan ke berbagai sentra budidaya ikan di Sulawesi Tenggara untuk memahami pain point yang sesungguhnya,” jelas Bustami.

Inovasi AquaFarm AI: Solusi Teknologi untuk Perikanan Indonesia

Platform AquaFarm AI yang menjadi juara berkompetisi mengatasi permasalahan kritis dalam industri budidaya perikanan air tawar Indonesia. Industri ini menyumbang lebih dari 3 juta ton produksi ikan air tawar per tahun, namun masih menghadapi tantangan signifikan berupa tingkat kematian ikan yang tinggi (mencapai 15-25%), ineffisiensi pakan, dan kurangnya data real-time untuk pengambilan keputusan.

Teknologi yang dikembangkan oleh Kadir, Siti, dan Ridho menggabungkan sensor IoT yang ditanam di tambak dengan sistem monitoring berbasis cloud dan artificial intelligence untuk prediksi penyakit, optimasi pemberian pakan, dan manajemen kualitas air secara otomatis.

“Sistem kami dilengkapi dengan 12 parameter sensor yang mengukur suhu, pH, kandungan oksigen terlarut, amonia, nitrit, dan parameter lainnya secara real-time. Data ini kemudian dianalisis menggunakan machine learning model yang kami latih dengan dataset 2.000 siklus budidaya ikan,” menjelaskan Kadir Saputra dalam presentasi tim saat kompetisi nasional, yang kami tonton melalui rekaman resmi.

Menurut Business Plan yang diajukan tim ke panitia kompetisi, AquaFarm AI memproyeksikan peningkatan revenue petani ikan sebesar 40 persen melalui pengurangan kematian ikan, efisiensi pakan, dan peningkatan kualitas hasil panen. Platform ini juga telah melakukan pilot project di tiga lokasi di Sulawesi Tenggara dengan tingkat kepuasan pengguna mencapai 92 persen.

Perjalanan Menuju Medali Emas

Kadir Saputra, ketua tim sekaligus developer utama aplikasi AquaFarm AI, menceritakan perjalanan panjang menuju final kompetisi nasional. Gagasan awal datang dari pengalaman pribadinya yang memiliki keluarga petani ikan di Kabupaten Konawe.

“Ayah saya adalah petani ikan ternakan lele dan nila. Saat saya SMA, saya sering melihat beliau kesulitan mengelola kualitas air dan kesehatan ikan. Ketika masuk kuliah dan belajar coding, saya mulai berpikir bagaimana teknologi bisa membantu. Awalnya ini hanya ide sederhana, tapi saat bergabung dengan UKI dan bertemu dengan mentor-mentor luar biasa, konsep ini berkembang menjadi startup yang serius,” tutur Kadir saat kami menemuinya di laboratorium UKI, Senin pagi (18 April 2026).

Siti Nurhaliza, yang berperan sebagai Business Development Officer tim, menambahkan bahwa keputusan untuk mengikuti kompetisi nasional awalnya penuh dengan keraguan. “Kami tahu ada pesaing dari ITB, ITS, dan universitas ternama lainnya. Namun mentor kami, Bapak Anwar Bustami dan Ibu Risma Handayani dari LPPM, terus memotivasi kami untuk percaya diri dengan inovasi yang kami miliki,” ujar Siti.

Ibu Risma Handayani, Kepala Divisi Inovasi dan Entrepreneurship LPPM Unismuh Kendari, memberikan perspektif tentang pentingnya prestasi ini bagi institusi. “Mahasiswa kami bukan berasal dari kampus dengan brand name yang sudah sangat mapan, namun mereka berhasil mengalahkan kompetitor yang jauh lebih senior dalam ekosistem startup. Ini adalah bukti bahwa potensi inovasi tersebar di seluruh nusantara, dan UKI kami berhasil menggali potensi itu,” paparnya dengan antusias.

Dampak Terhadap Ekosistem Kampus dan Sosial Ekonomi

Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Amirudin Sallatu, M.Si., merespons pencapaian ini dengan pernyataan resmi yang menunjukkan komitmen institusi terhadap pengembangan inovasi berkelanjutan.

“Prestasi ini bukan hanya tentang medali, tetapi tentang bagaimana universitas kami berkontribusi nyata dalam mengatasi permasalahan sosial ekonomi di Indonesia Timur. Perikanan budidaya adalah salah satu sektor ekonomi unggulan Sulawesi Tenggara, dan teknologi yang dikembangkan mahasiswa kami memiliki potensi untuk meningkatkan kesejahteraan ribuan petani ikan,” ujar Prof. Amirudin dalam konferensi pers yang diselenggarakan di aula rektorat, Selasa (18 April 2026).

Prof. Amirudin juga mengumumkan komitmen untuk meningkatkan funding bagi Unit Katalis Inovasi sebesar 300 persen untuk tahun anggaran 2026-2027. Alokasi dana ini akan digunakan untuk memperluas fasilitas laboratorium, merekrut mentor-mentor industri tambahan, dan memberikan grant seed funding untuk startup-startup baru yang diinkubasi.

Selain itu, Universitas Muhammadiyah Kendari telah menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) dengan PT Aruna, perusahaan perikanan terkemuka yang berbasis di Jakarta, untuk melakukan commercialization dan scaling up dari teknologi AquaFarm AI. Kemitraan strategis ini diharapkan dapat membawa produk ke pasar dalam waktu enam bulan ke depan.

Dampak Sosial Ekonomi yang Lebih Luas

Muhammad Ridho Pratama, spesialis teknik hardware dalam tim AquaFarm AI, menjelaskan visi jangka panjang dari inovasi mereka. “Kami tidak hanya ingin menjual produk, tetapi ingin menciptakan perubahan paradigma dalam industri perikanan Indonesia. Teknologi yang kami kembangkan harus accessible, affordable, dan adaptable dengan kondisi lokal di berbagai daerah,” kata Ridho.

Projeksi impact dari AquaFarm AI menunjukkan bahwa dalam tiga tahun pertama implementasi, platform ini dapat melayani minimal 500 petani ikan dengan total tambak mencapai 1.500 hektar. Dengan rata-rata peningkatan revenue sebesar 40 persen, ini berarti potensi peningkatan pendapatan petani sebesar Rp 180 miliar per tahun.

Lebih dari itu, teknologi ini juga berpotensi menciptakan 50 lapangan kerja baru dalam kategori technical support, data analyst, dan field engineer yang akan tersebar di berbagai wilayah.

Dukungan Ekosistem dan Masa Depan

Kesuksesan tim AquaFarm AI tidak terlepas dari dukungan penuh dari ekosistem inovasi yang telah dibangun Unismuh Kendari. Pihak kampus menyediakan fasilitas laboratorium komputer, server cloud gratis, akses ke business mentor, dan pendanaan untuk prototype development.

Irfan Wijaya, seorang investor angel lokal yang juga mentor di UKI, mengapresiasi pencapaian ini dan mengindikasikan ketertarikannya untuk ikut serta dalam putaran pendanaan Series A tim AquaFarm AI. “Ini adalah jenis startup yang saya cari – memiliki founder yang passionate, teknologi yang solid, dan market size yang besar. Kendari bukan hanya tentang perdagangan tradisional lagi, tapi juga innovation hub,” ungkapnya.

Kadir, Siti, dan Ridho merencanakan untuk cuti akademik selama dua semester untuk fokus mengembangkan bisnis AquaFarm AI sambil tetap menyelesaikan tugas akhir mereka. Universitas telah menyetujui skema ini melalui program “Cuti Produktif untuk Entrepreneur” yang merupakan kebijakan baru Unismuh Kendari tahun ini.

Penutup

Pencapaian mahasiswa Unit Katalis Inovasi Universitas Muhammadiyah Kendari dalam Kompetisi Startup Nasional 2026 merupakan milestone penting yang menunjukkan bahwa inovasi berkualitas dunia dapat dilahirkan dari berbagai penjuru nusantara, bukan hanya dari pusat-pusat urban tradisional.

Prestasi ini juga menjadi inspirasi bagi ribuan mahasiswa lain di Unismuh Kendari dan institusi lainnya di Indonesia Timur untuk berani bermimpi besar dan mengubah ide menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat sosial ekonomi.

Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Unit Katalis Inovasinya, telah membuktikan bahwa ekosistem perguruan tinggi yang kuat dapat menjadi katalis perubahan sosial ekonomi, menciptakan entrepreneur muda yang berkualitas, dan menghasilkan teknologi yang relevan dengan kebutuhan lokal namun berdaya saing global.

Ke depannya, diharapkan prestasi ini akan terus terulang, dan Kendari akan semakin dikenal sebagai salah satu startup hub potensial di kawasan Indonesia Timur.

Penulis: Tim Redaksi Berita Kampus
Verifikasi: Humas Unismuh Kendari
Foto: Dokumentasi Unit Katalis Inovasi & Kompetisi Nasional Kemendikbudristek

More From Author

Unit Katalis Inovasi Universitas Muhammadiyah Kendari Gelar Festival Olahraga dan Seni Budaya, Perekat Mahasiswa dan Prestasi Kampus

BEM dan Organisasi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Program “Inovasi untuk Kemajuan Lokal” di Unit Katalis Inovasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Support Team


kampusbandung
kampusbanjar
kampusbatam
kampusbekasi
kampusbogor
kampuscirebon
kampusdepok
kampusjakarta
kampusmakassar
kampusmalang
kampusmedan
kampuspalembang
kampussemarang
kampusserang
kampussolo
kampussurabaya
kampussurakarta
kampustasikmalaya
kampusyogyakarta
negerikrpl
bandungzoo
tangkasjaya
vitamin33
ilmupolitikumw
teknikmesinumw
fakultaspeternakanumw
fakultasvokasiumw
fakultasfisipmandala
fakultaskeguruanumw
fakultassastraumw
fakultasarsitekturumw
fakultaskomputerumw
fakultasbiologiumw
fakultasfarmasiumw
fakultasekonomiumw
fakultasteknikumw
kehutananumw
administrasiumw
medikaumw
internasionalumw
cyberumw
elektromandala
farmasimandala
pendidikanmandala
kimiaumw
lpmuumw
statistikauumw
arsitekturumw
kedokteranumw
vokasiumw
sainsumw
pertanianumw
engineeringumw
lppmumw
analisumw
elektroumw
medisumw
pascaumw
prodisehatumw
cloudumw
arsipmandala
kepegawaianumw
puncakumw
unggulmandalawaluya
integritasumw
sinergiumw
mandiriumw
wawasanumw
mediatamaumw
infokampusumw
nukarangampel
smknukmpel
smknukrngpl
nahdlatulsmknu
smknkarangampel
smkkaranmpelnu
smknuampel
nusmkkarangampel
smknukrpl
karangampelnu
karangnusmk
abdimandalawaluya
aksesumw
aksimumandalawaluya
aktivisumw
alumniumwkendari
aspirasimandalawaluya
asramamandalawaluya
atletumw
bangunmandalawaluya
beritaumwkendari
bitmandalawaluya
cakrawalamandalawaluya
cendekiamandalawaluya
ceritamandalawaluya
citraumwkendari
cybermandalawaluya
daftarumwkendari
datamandalawaluya
dataumw
eventumw
exploreumw
globalmandalawaluya
hibahumw
hibahumwkendari
identitasmandalawaluya
ilmumandalawaluya
inovasimandalawaluya
inovasiumwkendari
jaringumwkendari
jejaringmandalawaluya
jemariumwkendari
kabarmandalawaluya
karirmandalawaluya
karyamandalawaluya
katalogumw
konselingumwkendari
kreatifmandalawaluya
layananumw
legalmandalawaluya
lpmmandala
mandalawaluyadigital
mandalawaluyahub
mediandalawaluya
mitramandalawaluya
mutumandalawaluya
narasimandalawaluya
ormawamandalawaluya
panduanumw
pelajarumw
penerbitmandalawaluya
portalmandalawaluya
prestaisumw
prodimandalawaluya
pustakamandalawaluya
pustakaumwkendari
ruangmandalawaluya
ruangumw
scimumw
sentramandalawaluya
sentraumw
servermandalawaluya
siberumwkendari
sinergimandalawaluya
smartumwkendari
studyumw
suaramandalawaluya
suaraumw
talentamandalawaluya
techumw
teknoumw
updateumw
virtualumw
visitumw
vokasiumwkendari
wifiumwkendari
homesmkkaplongan
sklkaplongan
kaplongansmk
smkkaplongan
smknu
helpdeskumw
mitraumw
prestasiumw
kolegiumumw
labumw
elearningumw
ejournalumw
galeriumw
repoumw
pmbumw
seminarumw
beasiswaumw
keuanganumw
citraumw
digilibmandala
elearningmandala
globalumw
insanumw
onlineumw
portalmandala
smartumw
sobatumw
analiskesehatanumw
asramauumwkendari
lpmuumwkendari
lppmumwkendari
manajemenmandala
pengabdianumw
beasiswauumw
biomandala
fibumw
fkumw
fpuumw
jurnalilmiahumw
labterpaduumw
lpmlmandala
pascasarjanaumw
pendidikumw
penelitianumw
perikananumw
pustakaumw
sosiologimandala
uptmandala
agroteknologiumw
bisnisdigitalumw
humaskampusumw
ilmupemerintahanumw
klinikkampusumw
perencanaanumw
saranaumw
teknikindustriumw
teknologipanganumw
pusatbahasaumw
doceumw
pblumw
ilmukelautanumw
karirmahasiswaumw
sisumw
informasibeasiswauumw
kampusumwkambu
kearsipanumw
kampusumwbaruga
sisteminformasiakadumw
kampusumwpoasia
ilmukomunikasiumw
giziubumw
agribisnismumw
tekniksipilmandalawaluya
teknikelektroumw
analiskesehatanmandalawaluya
laboratoriummandalawaluya
mabaumw
stafumw
beasiswamandala
kuliahumw
pelatihanmandala
pmbmandala
karirmandala
agendaumw
agroumw
akreditasiumw
alumnimandala
arsipumw
asetumw
asramaumw
auditumw
aulauwm
beritamandala
daftarmandala
dosenumw
e-journalmandala
edomumw
emailumw
fikesumw
himaumw
humasumw
infomandala
jurnalmandala
kabarmandala
kabarumw
kemahasiswaanmandala
kendariumw
kknumw
komunikasiumw
laboratoriumumw
legalumw
lmsumw
lpmumw
magangumw
mahasiswaumw
mapalaumw
mipaumw
mutuumw
perpusumw
ppgumw
pressumw
psikologiumw
pusatmandala
pusatumw
puskomumw
radioumw
rektoratumw
himaumw
sastraumw
sdmumw
sipegumw
sipilumw
sistermandala
ukmumw
uktumw
wismaumw
wisudaumw
yudisiumumw
bidanunimus
febunimus
fkmunimus
fkunimus
nersunimus
kampusmandala
lpsmumw
statistikumw