KENDARI — Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan komitmennya dalam menghasilkan lulusan berkualitas tinggi. Pencapaian gemilang diraih oleh tiga mahasiswa dari Unit Katalis Inovasi (UKI) yang berhasil memenangkan medali emas dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Asia Tenggara (KITAST) 2026 yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand, pada 8-10 April lalu.
Tim berjudul “InnoGrow: Smart Irrigation System for Sustainable Agriculture” yang terdiri dari Rafli Hidayat (21), mahasiswa Program Studi Teknik Elektro semester 6, Nur Amanah Saputri (20), mahasiswa Teknik Informatika semester 4, dan Dedi Prasetyo (22), mahasiswa Teknik Mesin semester 7, telah mengalahkan 127 peserta dari berbagai universitas di Asia Tenggara.
Inovasi mereka merupakan sistem irigasi pintar berbasis Internet of Things (IoT) dan artificial intelligence (AI) yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air dan hasil panen petani di daerah tropis dengan curah hujan tidak menentu. Prestasi ini menjadi yang pertama kalinya Universitas Muhammadiyah Kendari meraih medali emas dalam kategori teknologi pertanian pada tingkat internasional.
Latar Belakang Unit Katalis Inovasi
Unit Katalis Inovasi (UKI) merupakan inkubator inovasi yang didirikan Universitas Muhammadiyah Kendari pada tahun 2022 dengan visi menjadi pusat pengembangan ide-ide kreatif mahasiswa yang berdampak bagi masyarakat luas. Terletak di Gedung Innovation Hub, Kampus Baruga, UKI telah membantu lebih dari 50 proyek mahasiswa mencapai tahap komersial dan implementasi lapangan.
“Unit Katalis Inovasi adalah bagian integral dari strategi Universitas Muhammadiyah Kendari dalam transformasi pendidikan tinggi berbasis inovasi dan kewirausahaan,” kata Dr. Irwan Mulyadi, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, saat diwawancarai pada Jumat, 11 April 2026.
Sebelum kesuksesan KITAST 2026, Unit Katalis Inovasi telah menghasilkan berbagai prestasi di tingkat nasional. Pada tahun 2025, ada empat proyek mahasiswa yang memenangkan Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Tepat Guna yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Pencapaian ini menempatkan Universitas Muhammadiyah Kendari di peringkat 15 besar universitas paling inovatif se-Indonesia.
Perjalanan Inovasi InnoGrow
Ide brillian InnoGrow lahir dari observasi mendalam Rafli Hidayat terhadap permasalahan pertanian lokal di Kendari. Sebagai mahasiswa yang berasal dari keluarga petani di Desa Abeli, Rafli melihat langsung bagaimana petani-petani setempat mengalami kesulitan dalam mengelola irigasi saat musim kemarau dan musim hujan yang tidak menentu.
“Saya sering melihat kakek saya harus bangun pagi-pagi untuk membuka dan menutup saluran irigasi secara manual. Ini tidak efisien, melelahkan, dan sering menyebabkan pemborosan air atau bahkan tanaman mati karena kekurangan air. Saat saya masuk Teknik Elektro, saya mulai memikirkan solusi teknologi untuk masalah ini,” ungkap Rafli dalam wawancara eksklusif di ruang UKI, Kamis, 10 April 2026.
Awal 2025, Rafli mengajukan ide ini kepada mentor di Unit Katalis Inovasi, yaitu Ir. Bambang Sutrisno, M.T., yang merupakan dosen senior Teknik Elektro dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang sistem otomasi. Bambang langsung melihat potensi besar ide tersebut dan menyarankan Rafli untuk membentuk tim multidisiplin.
Itulah mengapa kemudian Nur Amanah Saputri dan Dedi Prasetyo bergabung dalam proyek ini. Nur Amanah, yang memiliki keahlian dalam pengembangan aplikasi mobile dan machine learning, bertanggung jawab membuat platform aplikasi yang user-friendly untuk petani. Sementara Dedi Prasetyo, dengan background Teknik Mesin, merancang hardware dan sistem mekanis yang robust dan tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem.
“Kami percaya bahwa inovasi terbaik adalah kolaborasi lintas disiplin. Tidak ada satu orang yang bisa menguasai semua aspek teknologi modern,” jelas Nur Amanah saat penjelasan teknis di hadapan dewan juri KITAST, 9 April 2026, yang diabadikan dalam video konferensi yang dihadiri oleh reporter kampus UMK.
Proses pengembangan InnoGrow memakan waktu 14 bulan, mulai dari Februari 2025 hingga April 2026. Tim melakukan riset pasar intensif, merancang prototipe, melakukan uji coba lapangan di tiga desa di Kabupaten Kendari, dan terus melakukan perbaikan berdasarkan feedback dari petani lokal.
Keunggulan Teknologi InnoGrow
InnoGrow bukanlah sekadar sistem irigasi otomatis biasa. Inovasi ini menggabungkan beberapa teknologi canggih yang terintegrasi dalam satu ekosistem yang komprehensif.
Pertama, sistem sensor yang ditanam di lapangan akan mengumpulkan data real-time mengenai kelembaban tanah, suhu udara, intensitas cahaya matahari, dan tingkat curah hujan. Data-data ini diproses oleh microcontroller berbasis Arduino yang telah diprogram dengan algoritma khusus.
Kedua, aplikasi berbasis AI dan machine learning yang dikembangkan Nur Amanah akan mempelajari pola cuaca lokal, jenis tanaman, dan kondisi tanah untuk memprediksi kebutuhan air irigasi yang optimal. Algoritma yang digunakan adalah hybrid antara decision tree dan neural network yang telah dilatih dengan data dari petani lokal selama satu musim tanam.
Ketiga, sistem kontrol otomatis akan membuka dan menutup katup irigasi secara presisi berdasarkan rekomendasi AI. Petani dapat memantau semua ini melalui aplikasi mobile yang intuitif, bahkan dari rumah atau warung kopi terdekat.
“Teknologi kami dapat menghemat penggunaan air hingga 40 persen dibandingkan dengan metode irigasi tradisional, sambil meningkatkan hasil panen hingga 25 persen. Ini terbukti dari uji coba lapangan selama enam bulan di Desa Abeli, Desa Raha, dan Desa Batu Putih,” papar Dedi Prasetyo dengan penuh percaya diri saat presentasi di KITAST.
Selain itu, biaya produksi InnoGrow tergolong terjangkau untuk petani menengah ke bawah. Paket lengkap untuk satu hektar lahan pertanian hanya berkisar Rp 8 juta hingga Rp 12 juta, dengan garansi selama tiga tahun. Bandingkan dengan sistem irigasi presisi impor yang bisa mencapai puluhan juta rupiah.
Pengakuan Internasional
Kompetisi Inovasi Teknologi Asia Tenggara (KITAST) adalah salah satu kompetisi inovasi bergengsi di kawasan Asia Tenggara yang diikuti universitas-universitas terkemuka dari 10 negara, termasuk Indonesia, Thailand, Vietnam, Filipina, Malaysia, Singapura, Brunei, Laos, Kamboja, dan Myanmar.
Panel juri terdiri dari para profesional industri teknologi, investor venture capital, dan akademisi terkemuka dari universitas-universitas papan atas di Asia. Kriteria penilaian mencakup originalitas ide, feasibility, dampak sosial, keberlanjutan lingkungan, dan potensi komersial.
“Kami sangat terkesan dengan pendekatan holistik tim Universitas Muhammadiyah Kendari. Mereka tidak hanya menciptakan teknologi canggih, tetapi juga memahami deeply konteks sosial dan ekonomi petani lokal. Ini adalah true innovation yang meaningful untuk masyarakat,” komentar Dr. Somchai Rajbhandari, salah satu juri utama dari Universitas Chulalongkorn, Bangkok, sesuai sertifikat yang diberikan kepada tim pemenang.
Penghargaan ini bukan hanya sekadar trofi dan sertifikat. Tim InnoGrow juga menerima beasiswa penelitian lanjutan sebesar 50 juta baht Thai (sekitar Rp 23 miliar) dari Thailand Innovation Fund untuk mengembangkan prototipe berikutnya dan mempersiapkan skalabilitas produk. Selain itu, mereka mendapat akses ke network investor internasional dan kesempatan untuk menampilkan inovasi di berbagai tech conference regional.
Dukungan Penuh dari Universitas
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Irwan Mulyadi, sangat bangga atas pencapaian mahasiswanya. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan pada Konferensi Pers Universitas, Jumat, 11 April 2026 pukul 10.00 WITA, beliau menekankan komitmen institusi terhadap pengembangan inovasi.
“Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa universitas kami tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga memberdayakan mahasiswa untuk menjadi problem solver dan change maker di masyarakat. Unit Katalis Inovasi telah menjadi jantung dari ekosistem kewirausahaan kami,” ungkap Dr. Irwan dengan antusias.
Lebih lanjut, beliau mengumumkan alokasi dana tambahan sebesar Rp 5 miliar untuk pengembangan infrastruktur UKI dalam tahun anggaran 2026/2027. Dana ini akan digunakan untuk membangun laboratorium prototyping yang lebih modern, menambah jumlah mentor berpengalaman, dan meningkatkan fasilitas co-working space untuk startup mahasiswa.
“Kami juga akan membuka program akselerator startup yang lebih terstruktur, dengan target 20 startup mahasiswa pada tahun 2027. Kami ingin menciptakan ekosistem entrepreneurial yang sustainable di Universitas Muhammadiyah Kendari,” jelas Dr. Irwan lebih detail.
Kepala Unit Katalis Inovasi, Dra. Siti Nurhayati, M.Si., juga memberikan apresiasi tinggi kepada ketiga mahasiswa pemenang. “Mereka adalah representasi sempurna dari nilai-nilai Universitas Muhammadiyah Kendari: inovasi, integritas, dan dedikasi untuk mengabdi pada masyarakat. Semoga prestasi mereka menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berinovasi,” kata Siti Nurhayati dalam sesi wawancara di kantornya, Rabu, 9 April 2026.
Dampak dan Rencana Implementasi
Keberhasilan InnoGrow di tingkat internasional telah membuka berbagai peluang baru. Tidak hanya dari sisi komersial, tetapi juga dari sisi dampak sosial yang lebih luas.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara telah menunjukkan ketertarikan untuk mengimplementasikan InnoGrow di 500 hektar lahan pertanian di Kendari sebagai bagian dari program modernisasi pertanian lokal. Diskusi formal antara tim inovator dengan Dinas Pertanian Provinsi dijadwalkan pada minggu depan.
“Kami sangat optimis bahwa teknologi ini akan mengubah wajah pertanian di Kendari. Bukan hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga membuat profesi petani menjadi lebih modern dan menarik bagi generasi muda,” ungkap Ir. Ahmad Hidayat, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tenggara, dalam pernyataan tertulis kepada media kampus pada Kamis, 10 April 2026.
Selain itu, beberapa investor lokal dan nasional sudah mengajukan minat untuk mendukung komersialIsasi InnoGrow. PT Teknologi Pertanian Nusantara, sebuah perusahaan startup teknologi pertanian yang berbasis di Jakarta, telah mengajukan proposal joint venture kepada tim mahasiswa. Proposal ini sedang dalam tahap diskusi dan legal review.
Tim InnoGrow juga berkomitmen untuk menggunakan sebagian dari potensi profit masa depan untuk memberikan bantuan gratis kepada petani kecil di daerah terpencil Sulawesi Tenggara. Model ini sejalan dengan nilai-nilai sosial yang tertanam dalam visi misi Universitas Muhammadiyah Kendari.
Pesan untuk Mahasiswa Lain
Kesuksesan Rafli, Nur Amanah, dan Dedi tentu saja memberikan motivasi luar biasa bagi mahasiswa lain di Universitas Muhammadiyah Kendari untuk turut berkontribusi dalam inovasi.
“Saya ingin semua mahasiswa tahu bahwa kesempatan untuk berinovasi dan menciptakan sesuatu yang bermakna tidak menunggu sampai kita lulus kuliah. Mulai dari sekarang, manfaatkan fasilitas UKI, bangun tim, dan wujudkan ide-ide Anda. Tidak ada ide yang terlalu besar atau terlalu kecil,” pesan Rafli Hidayat kepada mahasiswa lain, seperti yang ditulis dalam artikel opini yang dimuat di majalah kampus edisi April 2026.
Nur Amanah menambahkan pentingnya kolaborasi dan kerendahan hati. “Saat kami mengembangkan InnoGrow, kami sangat terbuka terhadap kritik dan saran dari mentor, dari petani, bahkan dari teman-teman yang tidak sepaham dengan ide kami. Feedback negatif seringkali lebih berharga daripada pujian karena membuat kami terus berkembang,” tambahnya.
Penutup
Pencapaian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Asia Tenggara 2026 merupakan milestone penting tidak hanya bagi institusi, tetapi juga untuk ekosistem inovasi di Indonesia Timur secara umum. Prestasi ini membuktikan bahwa universitas di daerah non-Jawa juga mampu menghasilkan inovasi berkelas dunia yang kompetitif di tingkat internasional.
Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas, bimbingan mentor berpengalaman, dan semangat belajar yang tinggi dari mahasiswa, tidak mustahil j
roma123 roma168 api123 api168 api188 api69 api89 roma69 roma89 roma303 roma365 roma888 jaya88 jaya138 jaya123 jaya168 jaya188 api99 api303 api365 api888 api78 jaya69 jaya365 jaya78 binjai168 binjai188 era4d eratoto eratogel era777 era188 binjai89 binjai303 binjai365 binjai78 pisau168 era365 era888 jaguar88 jaguar123 pisau89 pisau365 pisau78 spatula138 spatula4d jaguar168 jaguar69 jaguar89 jaguar303 jaguar888 jaguar188 spatulatogel spatula77 spatula123 spatula168 spatula188 jaguar78 royal77 royal777 royal69 royal89 spatula69 spatula89 spatula303 spatula365 spatula888 spatula78 roda365 lavender78 lavender303 lavender4d royal365 royal78 melody4d melodytoto melodytogel lavendertogel lavender168 lavender188 lavender69 lavender89 melodi69 melodi89 melodi303 melodi365 melodi78 tuliptogel tulip365 tulip78 anggrek4d anggrektogel anggrek89 anggrek303 anggrek78 pandan777 pandan888 nusantara123 nusantara168 nusantara69